_____ __ _____ ___ _____ ___ _____ _____ _____ _____ _____ _____ _____ _____ ____ _____ _ _ _ _____ | __|| | | | ||_ | | | || | | | __|| __|| __ || | || __|| __ | | || __| | \ | || | | || | | | __|| |__ | | | _| |_ | | | ||_ | |__ || __|| -|| | || __|| -| |- -||__ | | | || | || | | || | | | |_____||_____| \___/ |_____||_|___| |_| |_____||_____||__|__| \___/ |_____||__|__| |_____||_____| |____/ |_____||_____||_|___| I DONT WANT TO BE FAME , I DONT WANT TO BE ANY EZINE , I JUST WANT TO SHARE KNOWLEDGE
, ----. ~ Fuck full-disclosure - - ` ~ Fuck the security industry ,__.,' \ ~ Keep 0days private .' *` ~ Hack everyone you can and then hack some more / | | / **\ ~ Blend in. . / ****. ~ Get trusted. | mm | ****| ~ Trust no one. \ | ****| ~ Own everyone. ` ._______ \ ****/ ~ Disclose nothing. \ /`---' ~ Destroy everything. \___( ~ Take back the scene /~~~~\ ~ Never sell out, never surrender. / \ ~ Get in as anonymous, Leave with no trace. / | \ ~ This your Fucking IP | | \ ~ This your Fucking ISP , ~~ . |, ~~ . | |\ ~ FUCK OFF I've got enough friends !!!! ( |||| ) ( |||| )(,,,)` ( |||||| )-( |||||| ) | ^ ( |||||| ) ( |||||| ) |'/ ( |||||| )-( |||||| )___,'- ( |||| ) ( |||| ) ` ~~ ' ` ~~ '

[ Blog ]

[ History ]


CRACKER KEMBALI BOBOL BANK PERMATA

Samarinda - Bank Permata Cabang Samarinda Kalimantan Timur menjadi korban aksi kejahatan cyber. Akibatnya uang nasabah Rp 110 Juta amblas digasak penjahat cyber. Polisi menangkap dua orang warga Samarinda, Taufik dan Herman, sekaligus menyita sejumlah kartu ATM dan KTP terkait kasus ini.

Modus kejahatan yang dilakukan memang terbilang profesional. Para penjahat cyber itu mengacak 10.000 nomor Telephone Identification Number (TIN), nomor yang digunakan nasabah Bank Permata sebagai akses kode rahasia dalam menggunakan layanan Mobile Banking maupun Internet Banking.

Sebanyak 17 nomor TIN disebut berhasil ditembus dan digunakan untuk menggondol uang tunai Rp 110 Juta. "Uang yang mereka dapat, ditransfer ke rekening bank lain melalui mesin ATM," kata Kasat Reskrim Poltabes Samarinda Kompol Yusep Gunawan Sik dalam jumpa pers di Markas Poltabes Samarinda Jl Bhayangkara No 04, Senin (13/7/2009).

Untuk mengaburkan aksinya, pelaku membentuk sejumlah agen yang bekerja membuka rekening tabungan di sejumlah bank diantaranya Bank Muamalat dan Bank Central Asia (BCA), dengan menggunakan identitas diri palsu berupa KTP. Hasil penyelidikan,terdapat perbedaan nama dan foto pada KTP tersebut. "Kami berhasil melakukan identifikasi 4 rekening di bank lain untuk menyimpan uang hasil pembobolan," ujar Yusep.

Dijelaskan Yusep, pelaku memanfaatkan kelemahan sistem penggunaan TIN bagi nasabah Bank Permata. Ketujuhbelas nomor TIN yang berhasil dibobol kawanan penjahat cyber itu merupakan nomor TIN standar yang dikeluarkan pihak Bank usai nasabah mendaftarkan kode akses rahasia di mesin ATM untuk kepentingan transaksi eletronik mobile dan internet banking. "Seharusnya, TIN itu segera diubah oleh nasabah," imbuh Yusep.

Kedua tersangka, yang bertindak sebagai agen, kini mendekam di sel tahanan Mapoltabes Samarinda. Kendati kejahatan tersebut merupakan kejahatan elektronik,penyidik baru menjerat tersangka dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian.

"Penggunaan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik masih kita pertimbangkan. Kasus ini akan terus kita usut sampai tuntas," terang Yusep.

Sejak Juni 2009 lalu, tercatat 10 orang nasabah Bank Permata melapor ke Poltabes Samarinda. Dari laporan tersebut, Polisi melakukan penyelidikan dengan memanggil pihak Bank Permata Cabang Samarinda. "Mereka lapor karena uang mereka berkurang dengan sendirinya tanpa melakukan transaksi apapun.Uang yang berkurang cukup banyak," tutup Yusep. ( wsh / wsh )

[sumber berita : http://www.detikinet.com/read/2009/07/13/163608/1164220/323/penjahat-cyber-bobol-bank-permata-rp-110-juta]

mungkin dalam kasus ini si attacker memanfaatkan vuln di session https bank permata
heuheuheu ..
padahal bukan bank permata aja yang mempunya vuln ,mulai dari bank mandiri, bank mega, paypal, liberty reserve pun mempunyai vulner yanga sama seperti itu.

kasusnya mulai terkuak sekarang, padahal itu bugs udah lama , mulai dari Sniffing Cookie, dilanjut dengan CSRF Attack to Trigger Cookie Sending over HTTP, dan di selesaikan dengan SESSION HIJACKING .

dan di tambah pemanis dengan mengambil alih TIN *telephone identification number dengan konsep serangan VoIP Hacking, MITM, dan di lanjut dengan memalsukan tag RFID mobile phone .


heuheuheuheu :P

vina turut berduka cita aja sama attacker ,
dan jangan menyerah untuk berkarya
heuheheuheuheu :P



tHx

ELV1N4

Labels:


On 9/21/09 at 11:05 PM



My Profile:


Biography:

short story:

[ Friends Link ]

[ chat with me ]


[ archives ]

[ Notices ]

By title

CRACKER KEMBALI BOBOL BANK PERMATA

By month

2002.03 2002.12 2005.12 2008.11 2009.02 2009.03 2009.04 2009.05 2009.06 2009.07 2009.08 2009.09 2009.10 2009.11 2009.12 2010.01 2010.03



 


elv1n4 Themes v2.0.0 © 2009 by elv1n4

www[dot]elv1n4.anti-sec[dot]org